</FONT></B></CENTER></b><br><br>
<img src="basmalah.jpg">
<FONT COLOR="green"size="3"><b>
Acara makan bersama kerap kali dilakukan para karyawan, baik di kantor maupun diluar kantor, ada satu fenomena yang
sering terjadi, --makan sambil berdiri--, kelihatannya sepele memang,
tapi tidak ada yang kecil dan tidak ada yang sepele kalau hal itu menyangkut sunnah Nabi Shallallahu'alaihi wasallam.
Kalo diamati lebih seksama nampak bahwa perbuatan tersebut memang sengaja dilakukan, keren mungkin.., bukannya tidak ada
tempat duduk :) , diselingi
sambil ngobrol bak eksekutif, padahal beberapa diantaranya bahkan banyak juga adalah saudara kita
yang juga muslim, latah .... ikut makan berdiri bersama para bule sambil bercakap-cakap dengan mereka, sedih rasanya
melihat fenomena ini, nampaknya begitu bangga, gaya, bergengsi, makan sambil berdiri ??? <br>
<br>
Tentu saja ungkapan gaya, bergengsi dan seterusnya tersebut tidak benar. Bahkan menunjukkan betapa jahilnya kita dengan
ilmu dien, ilmu yang jika diamalkan dengan ikhlas dan benar pasti menhantarkan kita terhadap tujuan yang dicita-citakan
semua manusia, yakni kebahagiaan di dunia dan di akherat.<br>
Aturan Siapakah lagi yang lebih pantas diikuti kalo bukan aturan dari Yang menciptakan kita, janji manakah lagi yang
lebih pasti dari janji Allah.
Subhanallah. <br>
Mudah-mudahan hal itu terjadi hanya karena belum sampai ilmu tentang hal ini kepada sebagian dari kita dan segera kembali
kepada adab yang benar apabila telah mengetahuinya, semoga Allah mengampuni kita dan memudahkan kita mendapat cahaya
ilmu yang haq dalam menjalankan agama ini.Amin
<br>
<br>
Sesungguhnya sebagian dari adab-adab yang dituntukan Rasul ketika makan adalah makan dan minum sambil duduk, sebagaimana
hadits Anas Radhiyallahu'anhu, dari Nabi Shallalahu'alaihi wasallam, bahwa beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.
Qatadah berkata, "Lalu kami bertanya, 'Ini berlaku untuk minum. Lalu bagaimana dengan makan sambil berdiri?" <br>
Beliau menjawab, "Itu lebih jahat dan lebih buruk," (Diriwayatkan Muslim) <br>
Dalam Riwayat lain menurut Muslim, bahwa beliau mencegah seseorang minum sambil berdiri. <br>
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu, dia berkata, "Rasulullah Shallallahu'Alaihi wasallam bersabda, <br>
<i> Janganlah salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Barangsiapa lupa, maka hendaklah dia memuntahkannya."
(Diriwayatkan Muslim).</i>
<br><br>
Perkara ini nampaknya merembet luas di tengah masyarakat, bahkan dalam berbagai acara agama yang
disyariatkan seperti Hari raya ataupun Walimahan,
kadang kala suasana memang diatur agar para undangan makan berdiri, sungguh tasabbuh (meniru-niru) perilaku jahiliyah orang
kafir dalam perkara ini sangatlah tercela. Sebuah hadits riwayat Ibnu Umar: <i>"Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka
ia termasuk golongan mereka" </i><br><br>
Sesungguhnya perkara sunnah ini sebenarnya sangat mudah untuk dilaksanakan, jika kita memang yakin akan keutamaan
menghidupkan sunnah-sunnah Nabi Shalallahu'alaihi wasallam dan yakin akan kebenaran hari akhir.<br>
Mudah-mudahan kita selalu tergerak untuk terus mempelajari ilmu agama dan mengamalkannya.Sebuah hadits riwayat Bukhari dan
Muslim: <br><i>
" Barangsiapa yang dikehendaki baik oleh Allah, maka Allah akan memberi kefahaman kepadanya dalam masalah agama"
[Al-Bukhari no.71 dan Muslim no. 1037]</i>
<br><br>
<PRE>___________
Pustaka:
-Bagaimana Menjadi Istri Sholihah dan Ibu yang sukses
oleh: Ummu Ibrahim Ilham Muhammad Ibrahim, Penerbit Darul Falah
-SalafyDB 2.0
oleh:Abu Said, Dr.Eng, M.Eng
_________________
=Abu 'Aisyah=
Posted by Abu 'Aisyah
at 2:35 AM